Arti kata Perang

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali menemui berbagai istilah yang mungkin terdengar familiar, tetapi belum sepenuhnya kita pahami maknanya. Salah satu istilah yang cukup menarik perhatian adalah Perang. Kata ini mungkin pernah Anda dengar dalam percakapan, bacaan, atau berbagai konteks lainnya. Namun, apakah Anda benar-benar mengetahui arti yang sebenarnya dari kata Perang?

Memahami makna suatu kata dengan benar sangatlah penting, terutama dalam berkomunikasi dan memahami bahasa secara lebih mendalam. Oleh karena itu, untuk membantu Anda memahami istilah ini dengan lebih jelas, berikut adalah penjelasan, definisi, serta maksud kata Perang berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
pe·rang n 1 permusuhan antara dua negara (bangsa, agama, suku, dsb): kedua negara itu dl keadaan --; 2 pertempuran besar bersenjata antara dua pasukan atau lebih (tentara, laskar, pemberontak, dsb): tidak lama kemudian kedua pasukan itu sudah terlibat dl -- sengit; 3 perkelahian; konflik: -- batu; 4 cara mengungkapkan permusuhan: -- ideologi;
-- bermalaikat, sabung berjuara, pb Tuhanlah yg menentukan kalah menang;
-- asabat perang saraf; -- asap latihan berperang; -- atrisi perang dng siasat menghabiskan tenaga dan kekuatan lawan: -- batu perang dng melemparkan batu kpd lawan; -- bintang perang yg menggunakan sinar laser, berkas partikel, dan kilatan listrik berenergi tinggi; -- biologis perang yg menggunakan kuman dsb untuk tujuan militer (spt menyebarkan bakteri untuk memusnahkan musuh melalui penyakit); -- Candu perang yg terjadi antara Cina dan Inggris pd tahun 1839—1842 krn Inggris menghendaki agar Cina membuka pelabuhan untuk perdagangan luar negeri dan menjalankan siasat candu; -- dingin 1 perang tanpa mengangkat senjata, hanya saling menggertak; 2 suasana internasional yg sangat tegang dan bermusuhan yg diakibatkan oleh konflik ideologi antara Blok Barat (liberal kapitalis) dan Blok Timur (sosial komunis) yg berkembang setelah Perang Dunia Kedua; -- Dunia Kedua perjuangan kekuatan bersenjata sedunia, berlangsung tahun l939—l945 melibatkan blok negara Jerman, Italia, Jepang, dan negara pengikutnya melawan koalisi persekutuan bangsa yg terdiri atas negara Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Cina, Rusia, dan negara-negara pengikutnya; -- Dunia Pertama perjuangan kekuatan bersenjata sedunia, berlangsung tahun l914—l918, melibatkan dua blok kekuatan negara Eropa, yaitu Jerman, Austria, Hongaria melawan Inggris, Prancis, dan Rusia; -- elektronik perang yg menggunakan peralatan elektronik untuk kekuatan militer, terutama radar, sinar inframerah, pengarah senjata ke sasaran yg tepat, dan peralatan yg dapat mengecoh serta membutakan intaian pasukan penyerang; -- ekonomi perang yg menggunakan cara-cara ekonomi untuk menghancurkan negara musuh melalui kehancuran perekonomiannya, dilakukan dng berbagai cara, spt blokade, pencegahan pembelian atau perolehan bahan-bahan strategis, senjata, atau mesin, serta pengucilan dari kegiatan ekonomi; -- gerilya perang yg dilakukan oleh pasukan-pasukan kecil dng cara sabotase, serangan mendadak, dsb; -- harga cara menurunkan harga yg dilakukan penjual, menyebabkan penjual lainnya terpaksa mengikutinya; -- ideologi 1 pertentangan antara dua sistem nilai yg saling berlawanan; 2 cara hidup yg berusaha mewujudkan perubahan yg banyak dng memanfaatkan jalur propaganda, pendidikan, pengaruh asing, program kebudayaan, dan infiltrasi; -- kemerdekaan perang yg bertujuan membebaskan diri dr belenggu kolonial atau penjajah; -- kilat perang yg dilakukan dng cepat (supaya lekas selesai); -- kimia perang yg menggunakan produk bahan kimia untuk kekuatan militer, terutama penggunaan racun atau gas yg mematikan atau bahan yg menimbulkan kebakaran; -- kolonial perang yg bertujuan menaklukkan bangsa lain untuk dijajah; -- mendada perang seorang lawan seorang; perang tanding; -- mulut bertengkar ramai sekali (masing-masing pihak mengeluarkan kata-kata keras dan kasar); -- Padri perang antara kaum Islam dan kaum adat (yg dibantu Belanda) di pesisir Sumatra Barat (tahun 1821—1837); -- pandan upacara keagamaan di Bali, diadakan pd bulan kelima menurut kalender Bali, berupa perkelahian yg melibatkan puluhan pasang manusia yg bersenjatakan pandan berduri (batang dan daunnya) dan bertamengkan nyiru; -- pena polemik dl surat kabar (majalah dsb); perdebatan tertulis yg dimuat dl surat kabar (majalah) untuk mempertahankan argumentasi masing-masing; -- sabil perang yg bertujuan membela agama Islam; perang di jalan Allah; -- saraf perang yg hanya menggunakan gertak dan ancaman (tanpa senjata) dng maksud untuk menjatuhkan mental lawan; perang asabat; -- saudara perang antara dua kekuatan dl satu bangsa atau satu negara; -- sipil perang saudara; -- tanding perang seorang lawan seorang; perang mendada; -- terbatas perselisihan bersenjata yg dilakukan untuk tujuan politik terbatas dng pembatasan thd penggunaan kekuatan yg dilibatkan serta pembatasan wilayah pergolakannya; -- terbuka perang yg dinyatakan secara terang-terangan di antara dua negara; -- total perang modern untuk tujuan tidak terbatas dng menggunakan dan melibatkan segala kekuatan nasional; -- urat saraf perang saraf;
ber·pe·rang v melakukan perang; bertempur;
~ hati bingung; bimbang; ~ pupuh perang-perangan;
ber·pe·rang-pe·rang·an v 1 berlatih perang; 2 bermain perang-perangan;
me·me·rangi v 1 melakukan perang terhadap: insiden itu disengaja supaya ada alasan untuk ~ negara lain; 2 melawan; membasmi: kita harus ~ kebejatan moral; tim dokter itu bertugas ~ kanker;
pe·pe·rang·an n hal berperang: medan ~
pe.rang Nomina (kata benda) (1) permusuhan antara dua negara (bangsa, agama, suku, dan sebagainya) : kedua negara itu dalam keadaan perang; (2) pertempuran besar bersenjata antara dua pasukan atau lebih (tentara, laskar, pemberontak, dan sebagainya) : tidak lama kemudian kedua pasukan itu sudah terlibat dalam perang sengit; (3) perkelahian; konflik: perang batu; (4) cara mengungkapkan permusuhan: perang ideologi

Penjelasan Simbol

  • a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
  • v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
  • n Merupakan Bentuk Kata benda
  • ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
  • pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
  • cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
  • ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
  • adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
  • -- Pengganti kata "perang"
Berdasarkan referensi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata perang memiliki makna yang spesifik dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dengan mengetahui arti dari kata ini, Anda dapat menggunakannya secara tepat dalam komunikasi sehari-hari.

Demikianlah penjelasan mengenai makna kata perang menurut KBBI. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam memahami arti yang sesungguhnya serta memperkaya kosa kata dalam berbahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetahui arti kata lain yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari referensi lain di situs kami.

Terima kasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat!

Pranala (Link) :

https://fioo.web.id/artikata-perang

Baca arti kata lainnya biar tambah wawasan :